Budidaya Ikan Mas


A. PENDAHULUAN
Perkembangan budidaya ikan mas mengalami kemajuan yang sangat pesat. Malah boleh dikatakan ikan mas-lah yang mempunyai tingkat pembudidayaan yang hampir sempurna.
Seperti kebiasaan ikan-ikan yang tergolong keluarga Cyprinidae, ikan mas sama sekali tidak mempunyai naluri untuk merawat atau melindungi keturunannya. Oleh karena itu segala sesuatu yang berhubungan dengan dengan perkembangbiakannya menjadi tanggung jawab kita sebagai pemilik sekaligus pengusahanya.
B. PERSIAPAN KOLAM
Sebelum dilakukan pemijahan, biasanya kolam dikeringkan dan dijemur selama 2-3 hari. Ini jika panas terik namun jika matahari sering tertutup awan jumlah hari penjemuran kolam harus ditambah hingga 5-7 hari.
Setelah kolam dijemur, air kemudian dimasukan ke dalam kolam dengan terlebih dahulu melewati saringan yang dipasang pada pintu pemasukan. Pintu pengeluaran diatur sedemikian rupa sehingga tinggi air konstan 75 cm di pintu pengeluaran air. Kemudian kakaban dipasang diatas sebatang bambu yang utuh agar dapat terapung. Panjang kakaban 1,5 ā€“ 2 meter yang dijepit dan dipaku pada bilah bambu.
C. PEMILIHAN INDUK
1. Ciri ā€“ ciri induk yang siap dipijahkan :
a. Pada induk betina umur antara 1,5-2 tahun dengan berat 2 Kg/ekor, dan pada induk jantan umur minimal 0,8 tahun dengan berat 0,5 Kg/ekor.
b. Bentuk tubuh normal.
c. Tutup insang normal, lensa mata jernih
d. Sisik tersusun rapih dan cerah.
2. Ciri ā€“ ciri untuk membedakan induk jantan dan beina sebagai berikut:
a. Betina :
– Perut besar buncit dan lembek.
– Gerakan lambat, pada malam hari biasanya loncat-loncat.
– Jika perut di striping/urut mengeluarkan cairan berwarna kuning.
b. Jantan :
– Badan langsing.
– Gerakan lincah, dan gesit.
– Jika perut di striping mengeluarkan cairan berwarna putih.
D. SISTEM PEMIJAHAN
Ada dua sistem pemijahan yaitu :
1. Sistem pemijahan tradisional
Kolam yang sudah dikeringkan di isi air pada pagi hari kemudian langsung diberi kakaban dan pada sore harinya Induk dimasukan. Setelah proses pemijahan selesai injuk/kakaban dipindahkan ke kolam penetasan.
2. Sistem kawin suntik :
Pada sistem ini induk jantan maupun betina yang matang telur di rangsang untuk memijah, dengan melakukan penyuntikan ekstrak kelenjar Hipofisa, kelenjar hipopisa diperoleh dari kepala ikan jantan. Penyuntikan dilakukan dua kali dalam tempo 6 jam, setelah itu induk akan terangsang untuk melakukan pemijahan.
Penyuntikan dengan kelenjar Hipofisa dilakukan dalam berbagai tahapan kegiatan, yaitu :
o Timbang induk betina yang akan dipijahkan.
o Timbang ikan donor sesuai dengan dosis. Sebagai contoh, jika berat induk betina 5 Kg (2 ekor), dengan dosis penyuntikan 2 dosis, maka ikan donor yang harus disiapkan adalah sebanyak 10 Kg.
o Potong ikan donor secara vertikal pada bagian belakang tutup insang.
o Letakan potongan kepala ikan donor dengan posisi mulut ke atas, lalu potong lagi secara vertikal di atas mata di bawah hidung. Otak akan terlihat diselimuti lender atau lemak.
o Angkat otak ikan dan buang lendirnya dengan kapas atau tisu. Setelah bersih akan tampak butiran putih seperti beras dalam lekukan tulang, itulah kelenjar hipofisa.
o Ambilah kelenjar hipofisa dengan pinset, lalu letakan pada alu penggerus. Lalukan berulang-ulang hingga kelenjar hipofisa dari setiap ikan donor habis. Setelah itu, hancurkan hipofisa dalam gelas penggerus sampai halus.
o Masukan 1-1,5 ml aquabides ke dalam gelas penggerus dan aduk hingga merata. Agar lebih larut, putar dengan sentrifugal.
o Sedot larutan hipofisa dengan alat suntik bervolume 2 ml.
o Suntikan larutan hipofisa pada punggung induk betina atau pada bagian daging yang paling tebal sedalam 2 cm dengan kemiringan 45 derajat.
o Masukan induk yang sudah disuntik ke dalam bak dan biarkan selama 10-12 jam.
Daftar Pustaka :
1. Heru Susanto. Budidaya Ikan Di Pekarangan. Penebar Swadaya. 1995.
2. http://www.ristek.go.id

Tinggalkan komentar

Filed under PERIKANAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s