Cara Membuat Pupuk Organik Cair


Pupuk organik cair adalah pupuk yang kandungan bahan kimianya    maksimal 5% , karena itu  kandungan    NPK pupuk organik cair relatif rendah  . Jika ada pupuk organik yang kandungan NPK  10 -10 -10. Dapat dipastikan pupuk tersebut palsu. Pupuk organik cair memeliki beberapa keuntungan. Pertama, pupuk tersebut mengandung zat tertentu seperti mikroorganisme yang jarang terdapat dalam pupuk organik padat . Dalam bentuk kerting, beberapa mikroorganisme mati dan zat tidak bisa aktif. Jika dicampur dengan pupuk organik padat, pupuk organik air dapat mengaktifkan unsur hara yang ada dalam pupuk organik padat.

t  Pembuatan  Pupuk Cair Organik yang sederhana dan murah

–       Bahan bahan yang digunakan:

a)       Sampah organik basah……………………………………………………..12,5 kg

b)      Cairan molase…………………………………………………………………500 ml

c)       Air leri(air cucian beras pertama)………………………………………1L

d)      Air kelapa yang telah tua………………………………………………….1L

e)       Air bersih (sumur)…………………………………………………………..7L

 

–       Alat alat

a)    Ember plastik ukuran  20 liter yang ada tutupnya

b)   Karung beras yang terbuat dari sintetis

c)    Tongkat kayu panjang 50 cm

d)   Sarung tangan karet atau plastik

e)    Masker kain

f)     Tali rafia

g)    Beban

 

–       Langkah kerja

  1. Masukkan sampah organik kedalam karung beras dan tekan sampai padat
  2. Ikat karung beras tersebut  dengan tali rafia
  3. Buat larutan media dengan menyampurkan semua bahan selain sampah organik.
  4. Masukkan karung beras berisi sampah organik kedalam larutan media sampai bahan organik terendam seluruhnya.
  5. Letakkan beban di atas karung supaya tidak mengapung.
  6. Tutup ember dengan rapat sehingga udara tidak masuk kedalam ember.
  7. Letekkan/ simpan ditempat teduh
  8. Simpan selama 7-10 hari
  9. Angkat karung yang berisi sampah organik dan pisahkan.

 

t  Aplikasi pupuk cair

Pupuk cair  organik bisa langsung digunakan dengan disiramkan ketanah atau disemprotkan ke daun tanaman. Kedua cara pengaplikasian tersebut juga bisa dilakukan secara bersamaan. Pupuk ini buisa diaplikasikan ke berbagai jenis tanaman sayuran, tanaman buah dan tanaman hias

Sebagai pupuk daun, pupuk cair organik  dismprotkan langsung ketanaman. Supaya lebih efektif , penyemprotan dilakukan ketika matahari sudah terbit agar zat hara yang terkandung dalam pupuk tersebut dapat langsung dipakai oleh tanaman dalam proses fotositesis.

Dosis ysng digunakan untuk aplikasi penyemprotan yaitu 100;1 atau 500ml air biasa dicampur dengan 5 ml pupuk organik. Pada musim hujan, penyemprotan dilakukan 1kali perminggu, sedangkan saat musim kemarau bisa dilakukan 3 hari sekali

Sebagai pupuk akar pemupukkan dengan pupuk cair dilakukan dengan menyiram media tumbuh akar menggunakan campuran dengan perbandingan 500:1 atau  5 L air biasa dicampur dengsn 10 ml pupuk cair organik, Saat musim kemarau, pemupukan dilakukan 3 kali seminggu, sedangkan saat musim hujan sebanyak satu kali swemiggu, jumlah larutan pupuk organik yang disiramkan secukupnya sampai media tumbuh tanaman lembab. Pemakian pupuk bisa langsung disiramkan atau disemprotkan ke tanah di sekitar akar tanaman.

Tinggalkan komentar

Filed under PERTANIAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s