Proses Produksi Benih Bersertifikat


  1. PEMBIBITAN

Untuk memproduksi benih bermutu, pesemaian dilakukan pada areal khusus, agar terhindar dari campuran tanaman varietas lain.

  1. AREAL PERTANAMAN

Harus diperiksa sejarah lapangannya terlebih dahulu, agar tidak terjadi percampuran dengan tanaman / varietas lain sebelumnya.

  1. PERTANAMAN

Selama pertanaman di lapangan dilakukan 3 (tiga) kali seleksi untuk membuang Campuran Varietas Lain (CVL) yang dilakukan pada saat

  1. Fase Vegetatif
  2. Fase Berbunga
  3. Fase Menjelang Panen
  • PERALATAN (PANEN & PROSESING)
  • Untuk menjaga kemurnian benih semua peralatan panen dan prosesing harus diperiksa dan dibersihkan terlebih dahulu.

    1. PENGOLAHAN BENIH
      1. Perontokan / Pengupasan / Pemipilan
      2. Pembersihan kotoran
      3. Pengangkutan ke gudang
      4. Penimbangan berat & checking awal
      5. Pengeringan kadar air ± 11-13 %
      6. Pembersihan kembali
    2. PENGUJIAN LABORATORIUM

    Meliputi Mutu Genetis, Fisiologis, Fisik.

    1. PELABELAN

    Label dikeluarkan oleh BPSB, sesuai dengan kelas benihnya :

    • Kelas BD Warna Putih
    • Kelas BP Warna Ungu
    • Kelas BR Warna Biru

    Umur Label

    • Padi                          : 6 (Enam) Bulan
    • Palawija                   : 3 (Tiga ) Bulan
    • Bila masa berlaku label sudah habis, benih dapat diuji ulang.

    Catatan :

    Proses sertifikasi 1 s/d 7 dilaksanakan oleh BPSB

     

    Tinggalkan komentar

    Filed under PERTANIAN

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s